Jumat, 05 Januari 2018

BERGURU PADA SEJARAH :

              SAD GUNA UPAYANA
             ==================
Enam upaya luhur yang harus dikuasai pemimpin
ERA POLITIK MAJAPAHID
________________________________________________

💙Sidi Wasesa (Bersahabat dengan Rakyat)

💙Wigraha Wasesa (Mampu mempertahankan hubungan baik)

💙Wibawa Wasesa (Berwibawa dan disegani rakyat, tetangga dan musuh)

💙Winarya Wasesa (Cakap, bijak dalam memimpin sehingga memuaskan semua pihak)

💙Gasraya Wasesa (Mampu menghadapi musuh)

💙Stana Wasesa (Menjaga hubungan dan perdamaian)

(di kutip dari : sridianti.com)
--------------------------------------------------------------------------

Jika di kembangkan seharusnya visi politik seperti ini yang di anut oleh pelaku politik era modern ini, setidak nya "tujuan"  politik itu tidak akan menyimpang dari tercapai nya kesejahteraan bersama,

Majapahid kejayaan mu runtuh oleh rasa tamak anak cucu mu yang dengan bangga membunuh saudara sendiri,

Majapahid cerita mu selalu di kenang, meski kerap kali berusaha di binasahkan

Negara akan kuat dan mandiri apa bila terus mempertahankan budaya asli leluhur nya, bukan bangga dengan budaya impor karena Nusantara sejak ribuan tahun silam menjadi tempat berguru orang-orang dari berbagi penjuru dunia,

Sadar akan siapa diri kita dan dimana kita lahir, makan minum dan di besarkan bangga lah dengan ibu pertiwi yang nan subur ini,

KETIKA KITA BANGGA DAN MENUHANKAN KEBUDAYAAN BANGSA LAIN DAN KETIKA KITA JIJIK SERTA MERASA TERBELAKANG DENGAN KEBUDAYAAN BANGSA SENDIRI ITU CIRI ANAK BANGSA YANG BANGGA MENJADI BANGSA BUDAK

JANGAN LAH AGAMA MENJADI ALASAN MEMBENCI SAUDARA SEBANGSA MU, MENGHINA LELUHUR MU APA LAGI BERNIAT MENGGANTI IDEOLOGI BANGSA INI

📝su18mar.blogspot.com
Fb: Facebook.com/su18mar
Twitter: @bli_sumar18
--------------------------------------------------------------------------
#rindumajapahid
#su18mar

Rabu, 08 Juni 2016


AKU KEMBALI DHARMA

Aku pernah terbang melayang
Aku pernah hilang
Aku pernah tanpa arah
Aku pernah lemah

Pantaskah aku kembali
Dalam peluk dharma mu...
Menghitung butir genitri
Berjapa dalam heningmu ???

Menyatukan jiwa dalam kasih mu
Menerima bunga cinta mu
Menikmati kembali tirta mu
Menghias kening dg bija mu

Rasanya aku hina...
Pernah terlena dg zaman
Menikmati mewah nya dosa
Yang perlahan membuat ku tenggelam

Dan kini aku kembali
Dengan kebenaran mu...
Dan akan bertahan hingga kau menjemputku
Tuk mengabdi di sisi mu...



#Salam dharma tanpa batas,
Yg pernah pergi sejatinya dia hanya akan membuktikan kebenaran itu dan akan kembali selamanya...
#su18mar puisi dharma

Di ambil dari facebook pribadi:
facebook.com/kdrhey18

posted from Bloggeroid

Minggu, 15 Mei 2016

Berikan saja


Kita akan berfikir kenapa kita harus bersabar dalam setiap situasi, aku pun berfikir sakit, kecewa, dan seakan tidak ada harga diri jika kita harus bersabar dalam setiap hal..
Tapi coba hayati dan nilai kembali sabar itu, berapa kali kita menyesali ketidak sabaran, berapa kali kita kecewa karena terbawa emosi itu, ya sepertinya lebih bijak sakit dalam kesabaran, kecewa dalam kesabaran... Kita belajar kuat dan menerima hal yang tidak kita inginkan. Karena ke sabaran mengajarkan kita bahwa dunia ini bukan milik kita, kita tidak bisa menyusun skenario sesuka hati kita..

Sabar dan sabar... Lalu muncul pertanyaan sampai kapan harus sabar dan sabar itu ada batas nya..?
Bersabarlah dalam kondisi apapun, jangan biarkan emosi itu merusak semua nya, di sini lah kita di uji, di sini lah ujian kita untuk meningkatkan kualitas diri kita. Jika anda ingin mendapatkan kesuksesan anda perlu berjuang dan tentunya dengan kesabaran itu.



Aku selalu bersabar menghadapi setiap ujian hidup, karena hanya sabar yang ku mengerti untuk menghadapi hidup.
Salam

posted from Bloggeroid

Kamis, 12 Mei 2016

Menemukan jawaban lewat renungan dalam diri


Diam merenung...
Menikmati kesepian dan kesendirian
Dalam hangatnya kasih Tuhan

Diantara sepi terselip pedih
Tapi pedih bukan perih
Bukan juga sedih

Ini sebuah perjalanan
Dari bahagia dalam lara
Menuju proses dewasa

Ini sebuah perjalanan yang dulu nya indah penuh warna berubah jadi gelap... Tapi itu bukan akhir.. Meski kehilangan bukan berarti kita larut dalam kehilangan... Berjuang dan terus mencoba.
Salam penuh semangat....!!!!

posted from Bloggeroid

Selasa, 03 Mei 2016

Wajah semakin berubah dari tahun ke tahun

Ini waktu di kota Kediri tahun 2011, ganteng ya... Hahaha

 Ini kota palembang tahun 2014



 Ini di pura agung sriwijaya palembang 2016
Ini profesiku di PT Makin Group

Terimakasih telah menuntun jalan ku kembali ke Dharma sejati

.
     Sebenernya masih dalam masa sulit setelah berpisah dari orang yang kita sayangi... Terlebih lagi dia adalah orang yang selalu ada saat kita terpuruk, dia selalu temani setiap kesulitan dan permasalahan yang ku hadapi waktu itu... Bahkan dia seperti malaikat yang di utus Tuhan untuk mengentaskan ku dari kegelapan.. Kegelapan tentang agama ku sendiri, meski dia adalah muslim tapi sepanjang kebersamaan itu aku seperti seorang yang terlahir kembali, bertahun tahun lamanya aku tertidur dan tidak pernah sadar akan kebenaran Weda sejati, kebenaran Hindu yang Universal, sempat ku ragukan ajaran agung mu, sempat ku sepelekan semua sabda dan ayat ayat suci mu..
  Yang menakjubkan selama ini adalah kenapa aku baru tersadar saat iman ku sudah se ujung kuku, saat aku telah jatuh kedalam jurang kebodohan.. Malu rasanya jika ingat hal itu,, Terimakasih Tuhan sudah hadirkan dia untuk secara tidak langsung membimbing keyakinan ku menjadi seperti saat ini.
Ini satu pembelajaran untuk ku, bahwa cinta bukan lah segalanya karena Tuhan adalah sumber segala cinta dan aku percaya dia akan memberikan cinta terbaik nya untuk orang yang senantiasa berjalan di jalan Dharma dan selalu menyerahkan seluruh hidup nya hanya kepada nya...

Terimakasih kekasih hati yang kini telah jadi mantan kekasih, sudah mengajari ku bagaimana seharusnya nya beragama yang baik, semoga kelak kita di lahirkan dalam satu agama yang sama ....
Semoga berbahagia dengan nya saat ini dan selamanya .
Kenangan mu seperti sebuah kamus kehidupan, mengartikan bahasa yang berbeda untuk di mengerti...

Jumat, 12 Februari 2016

Satpam Kok Kuliah ????

    Hehe lebih baik saya senyum dulu sebelum melanjutkan tulisannya.. judulnya lucu ya..??? ini adalah kisah saya sendiri bukan kisah orang lain.
saya bekerja di sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit di daerah Karang Agung Tengah kecamatan Lalan Kab; Musi Banyuasin Sumsel. pada tanggal 2 november 2009, saya adalah anggota satuan pengaman (SATPAM), saya masih ingat betul ketika saya lulus SMA saya sangat bercita cita bisa seperti teman teman lain yang kuliah di kota karena daerah tempat saya tinggal merupakan daerah yang terisolir dari dunia luar. Tapi keadaan ekonomi orang tua ku membuat ku harus mengubur mimpi menjadi anak kuliahan. Entah mengapa rasanya begitu kecewa karena saat itu saya adalah salah satu siswa yang cerdas walaupun tidak aktif di pelajaran karena harus membagi waktu untuk membantu keluarga bersawah. karena saya gagal kuliah akhirnya saya memutuskan untuk bekerja, dan kebetulan sebuah perusahaan membutuhkan tenaga keamanan, karena postur saya yang lumayan ideal saya beranikan diri ikut tes dan Astunkare (alhamdulillah) saya lulus tes. dan dari sejak itu saya memutuskan untuk menjalani hidup mandiri dan tinggal; di perumahan yang di sediakan oleh perusahaan.

Rasanya benar benar sulit hidup sendiri jauh dari orang tua, tapi saya begitu menyukai hal itu di mana saya bisa menjadi pribadi baru, masak sendiri pun saya lakonin waktu itu yang sangat berkesan dan masih ke inget sampai sekarang adalah gajih pertama yangf habis cuma untuk bayar ransum, dan perabotan masak.. hehe menyedihkan sekali...
bulan selanjutnya lebih baik walau cuma bersisa 200rb udah seneng banget, pada januari tahun 2011 di Bandar Agung ibu kotanya kec Lalan membuka program belajar jarak jauh oleh Universitas Terbuka bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan waktu itu jurusan yang di sediakan adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Ilmu Pemerintahan, karena cita cita masa lampau saya yang tertunda  maka saya tekadkan untuk ikut ambil program UT yaitu S1 Ilmu Pemerintahan yang sampe sekarang belum kelar juga, hehehhe

saya tidak pernah berkecil hati untuk setiap kegagalan yang saya alami karena saya percaya di setiap kejadian yang terjadi Tuhan tanpa kita sadari telah menyiapkan alternatif lain yang tidak pernah kita sadari, saya selalu bersyukur walaupun saya ga kuliah di kota seperti temen lainnya setidaknya saya biusa mengutkan hati saya bahwa saya telah mendapatkan hal lebih, ketika yang lain menadahkan tangan kepada orang tua saya sudah bisa beli hp sendiri, kredit motor dan bisa kuliah walauoun cuma sebatas UT saya tetap bangga karena telah bisa menepis budaya buruk masyarakat kita yang beranggapan kalau udah kerja untuk apa kuliah. dan saya dengan kesadaran penuh mengajak rekan rekan pembaca untuk tidak menyepelekan pendidikan. jika saya punya uang banyak maka saya akan membeli ilmu dan pendidikan itupun kalau ada toko yang jual...
harta sebanyak apapun tidak bisa membeli 1 bait ilmu sekalipun tetapi 1 bait ilmu mampu membeli jutaan kebodohan.;..

sekian dari saya harap maklum dengan isi ataupun cara saya menulius karena saya adalah pengguna baru yang juga mau menjadi penulis, siapa tau nantinya akan heboh bahwa SATPAM jadi penulis besar,, ehehhehe

terimakasih
sumartawan di Lalan
email: su18mar@gmail.com
pin: 5b569999
twitter: bli_sumar18